1. Alat- alat berat yang sering digunakan pada pekerjaan konstruksi :
• DOZER
Dozer merupakan traktor yang dipasangkan blade dibagian depannya. Blade
berfungsi untuk mendorong, atau memotong material yang ada didepannya.
Kondisi lahan proyek kadang-kadang masih merupakan lahan asli yang harus
dipersiapkan sebelum lahan tersebut mulai diolah.
• MOTOR GRADE
Motor Grader adalah salah satu jenis traktor dengan fungsi sebagai
perata bentuk permukaan tanah, biasanya digunakan dalam proyek jalan
untuk membuat kemiringan tertentu suatu ruas jalan. Dengan blade yang
dapat diatur tingkat kemiringannya.
• EXCAVATOR
Excavator, backhoe atau shovel adalah suatu alat berat yang
diperuntukkan memindahkan suatu material, sehingga dapat meringankan
pekerjaan yang berat apabila dilakukan dengan tenaga manusia.
• LOADER
Adalah mesin yang digunakan untuk memindahkan tanah yang sudah
dikumpulkan buldozer ke dump truck. Loader memiliki bentuk yang hampir
mirip dengan bulldozer namun bucket loader dapat diangkat dengan
ketinggian tertentu dan digunakan sebagai alat pemuat. Loader dapat
digunakan untuk material tanah yang telah terurai atau tidak keras.
• TRUK
Merupakan alat berat yang berfungsi untuk memindahkan material –
material dalam jumlah yang banyak. Ada berbagai jenis truk yang ada di
alam semesta ini misalnya dump truck, articulated dump truck, off
highway truck.
• TIANG PANCANG
Proyek-proyek besar seperti gedung pencakar langit memerlukan fondasi
yang kuat untuk menyangga beban yang besar di atasnya. Jika daya dukung
tanah dilokasi tidak memungkinkan untuk menahan beban yang besar,,
fondasi semacam ini sangat diperlukan. Bentuk dari pondasi yang umum
dipakai sebagai penyangga bangunan adalah pondasi tiang.
• DOUBLE DRUM ROLLER
Double Drum Roller terdiri atas berporos 2 (two axle) dan berporos 3
(three axle tandem rollers). Penggunaan dari penggilas ini umumnya untuk
mendapatkan permukaan yang agak halus, misalnya pada penggilasan aspal
beton dan lain-lain. Tandem roller ini memberikan lintasan yang sama
pada masing-masing rodanya, beratnya antara 8-14 ton, penambahan berat
yang diakibatkan oleh pengisian zat cair (ballasting) berkisar antara
25% – 60% dari berat penggilas.
• PNEUMATIC TIRED ROLLER
Pneumatic Tired Roller Roda-roda penggilas jenis ini terdiri atas
roda-roda ban karet yang dipompa (pneumatic). Susunan dari roda muka dan
roda belakang selang-seling sehingga bagian yang tidak tergilas oleh
roda bagian depan akan digilas oleh roda bagian belakang. Roda-roda ini
menghasilkan “kneading action” (tekanan) terhadap tanah sehingga
membantu konsolidasi tanah. Tekanan yang diberikan oleh roda terhadap
permukaan tanah dapat diatur dengan cara mengubah tekanan ban. Makin
besar tekanan ban, makin besar pula tekanan yang terjadi pada tanah.
• ASPHALT FINISHER
Asphalt finisher adalah alat untuk menghamparkan campuran aspal yang dihasilkan dari alat produksi aspal.
• TOWER CRANE
Pada prinsipnya , tower crane merupakan pesawat pengangkat dan
pengangkut yang memiliki mekanisme gerakan yang cukup lengkap, yakni :
kemampuan mengangkat muatan (lifting)menggeser (trolleying), menahannya
tetap di atas bila diperlukan dan membawa muatan ke tempat yang
ditentukan (slewing dan travelling). Operasi kerja yang identik dan
muatan yang seragam yang diangkutnya, memungkinkan fasilitas transport
dilakukan secara otomatis. Bukan hanya untuk memindahkan, melainkan juga
untuk proses bongkar muatan.
2. Perbedaan dan persamaan fungsi alat bulldozer dan motor grader :
• BULLDOZER
Bulldozer adalah jenis peralatan konstruksi (biasa disebut alat berat
atau construction equipment) bertipe traktor menggunakan Track/ rantai
serta dilengkapi dengan pisau (dikenal dengan blade) yang terletak di
depan. Bulldozer diaplikasikan untuk pekerjaan menggali, mendorong dan
menarik material (tanah, pasir, dsb).
* Membuka jalan baru pada area pegunungan dan daerah – daerah berbatu.
* Sebagai alat angkut jarak pendek, misalnya memindahkan tanah sejauh 300 ft.
* Menarik scraper
* Menghamparkan tanah irisan
* Menumbung kembali trencher
* Sebagai alat untuk pemeliharaan jalan kerja
* Sebagai alat gali, alat angkut, dan alat dorong.
• MOTOR GRADER
Motor grader adalah alat berat yang digunakan untuk meratakan jalan,
membentuk jalan (grading) yang dibiasa digunakan dalam proyek
pembangunan jalan. Motor grader merupakan salah satu alat berat yang
sangat penting untuk konstruksi jalan.
Grader juga dapat digunakan untuk pengupasan lapisan atas yang hendak
dibuang, atau dikurangi, mencampur material dan meratakan/
menyebarkannya lagi. Meratakan area dengan grader sangat diperlukan
untuk pemadatan yang sempurna oleh compactor.
* Meratakan dan membentuk permukaan.
* Merawat jalan.
* Mengupas tanah.
* Menyebarkan material ringan
3. Cara kerja Bulldozer :
– Masukan kunci kedalam kontak kunci dan putar ke kanan untuk menghidupkan mesin.
– Cari tuas kontrol transmisi, biasanya ada di sisi kiri kursi
pengemudi. Dorong kedepan untuk mengubah transmisi ke forward atau tarik
kembali untuk merubah transmisi ke reverse.
– Sesuaikan gigi transmisi dengan kecepatan yang dikehendaki
– Kontrol blade dengan blade controller yang biasanya terlatak pada sisi
kanan kursi pengemudi. Dorong kontroler kedepan untuk menurunkan blade
atau tarik untuk menaikan blade.
Namun ada satu hal yang perlu dihindari saat menggunakan buldozer.
Hindari bekerja dalam keadaan miring kesamping secara terus menerus. Hal
ini dikarenakan bekerja dengan keadaan miring ke kiri akan memberikan
beban kepada deretan roller pada bagian kiri yang dampaknya merusak
roller sebelah kiri. Begitu pula sebaliknya.
4. Cara kerja Exavator :
Bagian Dasar Alat Kontrol Excavator :
a. Tuas / Panel di sebelah Kanan : Untuk mengoperasikan bucket dan boom
– Jika tuas didorong ke depan maka akan menurunkan boom
– Jika tuas ditarik ke belakang maka akan menaikan boom
– Jika tuas digeser ke kiri maka akan menutup bucket
– Jika tuas digeser ke kanan maka akan membuka bucket
b. Tuas / Panel di Sebelah Kiri : Untuk mengoperasikan arah kabin dan arm
– Jika tuas didorong ke depan maka akan menurunkan arm
– Jika tuas ditarik ke belakang maka akan menaikan arm
– Jika tuas digeser ke kiri maka akan menggeser kabin ke kiri
– Jika tuas digeser ke kanan maka akan menggeser kabin ke kanan
c. Lock / Shut-Off Lever (biasanya berada di paling kiri) : Untuk mengunci tuas / panel excavator
– Jika tuas ditarik ke atas maka akan mengunci seluruh kegiatan excavator
– Jika tuas didorong ke bawah maka excavator dapat dioperasikan kembali
d. Tuas / Pedal Track kiri dan kanan (berada di depan) : Untuk maju / mundur dan belok track excavator
– Jika kedua tuas ditarik bersamaan ke belakang maka excavator akan maju
– Jika kedua tuas ditarik bersamaan ke depan maka excavator akan mundur
– Jika tuas kanan ditarik ke belakang maka excavator akan belok ke kiri
– Jika tuas kiri ditarik ke belakang maka excavator akan belok ke kanan
5. Perbedaan fungsi alat berat Dump truk dengan Trailer:
• DUMP TRUK
Dump Truck berfunsi sebagai alat angkut material-material bangunan (tanah, besi tulangan, semen, batu bata, dll)
• TRAILER
Trailer berfungsi juga sebagai alat angkut, namun dengan kapasitas dan
berat diatas dum truck, Misalnya sebagai alat angkut alat berat.
Tugas Pemindahan Tanah Mekanis
Sabtu, 27 Oktober 2018
Sabtu, 20 Oktober 2018
Tugas Pertama
1. Sebutkan tujuan dari pengguna alat berat pada pekerjaan konstruksi?
a.
Alat Pengolah Lahan, Alat Penggali,
b.
Alat Pengangkut Material,
c.
Alat Pemindah Material,
d.
Alat Pemadat,
e.
Alat Pemroses Material,
f.
Alat Penempatan Akhir Material.
2. Apa saja yang perlu diperhatikan dalam persiapan pengguna alat
berat pada pekerjaan konstruksi!
Yang perlu diperhatikan dalam persiapan pengguna alat berat pada pekerjaankonstruksi, Antara lain;
Yang perlu diperhatikan dalam persiapan pengguna alat berat pada pekerjaankonstruksi, Antara lain;
g.
Sasaran pekerjaan
yang harus dihasilkan berikut volume,
h.
jangka waktu pelaksanaan,
i.
spesifikasi teknis,,
j.
Jenis pekerjaan pada
proyek,
k.
Kapasitas peralatan,
l.
Kondisi medan atau
kondisi lapangan,
m.
Nilai ekonomis
penggunaan alat (beli atau sewa).
3. Sebutkan faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pekerjaan pemindahan
tanah! faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pekerjaan pemindahan tanah antara
lain;
n.
Perhitungan volume pekerjaan
o.
Spesifikasi pekerjaan
p.
Pemilihan jenis peralatan atau
alat yang digunakan
q.
Perencanaan sumber daya manusia
(SDM) = man power.
r.
Mobilisasi peralatan
s.
Perencanaan metode kerja
t.
Sarana pendukung di lapangan
Persiapan kerja
perlu dilakukan untuk menghindari kesalahan-kesalahan dalam memperkirakan
kondisi di lapangan. Hal ini disebabkan karena lokasi pekerjaan dan karakteristik
perkerjaan berbeda untuk setiap pekerjaan, seperti masalah geografis, sifat
fisik tanah, sosial, infrastruktur, lokasi pekerjaan dan sebagainya.
4. Berapa % pengembangan dan % penyusutan dari volume tanah yang
memiliki berat isi tanah 1500 kg/m3 CM?
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjsFdPrbMlJpS5z12oKeppEtyTwRtKEu9M6oxWObBjmujXeP0APNShrial2bU1FUIfRgXJOcnPNWHzFSDeTPJ5Nyp9VXlXvRWGtHYFBvWHGqv3-TghE46ctVMlr79ip_jYVBrOW0LvEqr37/s1600/sw.png
5. Pada suatu daerah yang akan dibangun jalan, dilakukan penggalian
sedalam 2,5 m. luas daerah yang akan di gali 2Ha. Berapa volume tanah slid an
tanah gembur jika factor gembur adalah 1,25!
a. Volume tanah asli = luas x
kedalaman
=
20000 x 2,5
=
50000 m3
b. Volume tanah gembur =
volume tanah asli x faktor gembur
= 50000 x 1,25
=
62500 m3
Langganan:
Komentar (Atom)